ERASTORI.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikpora) Kabupateb Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Rante Hattani sangat mengapresiasi kreativitas guru yang terus mendukung peningkatan bakat, minta dan kemampuan siswa/siswi.
Rante serukan seluruh guru untuk meningkatkan kreativitas, dalam melaksanakan proses belajar-mengajar.
“Bukan hanya peserta didik, tapi guru juga harus terus meningkatkan kreativitas dan menciptakan suasana belajar yang nyaman serta menyenangkan,” ucapnya, Senin, 11 November 2024.

Senada, Abdul Ahmad Pakaya, S.Pi, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang DIKDAS menambahkan,
Menurutnya, pendidikan merupakan upaya sadar dan terencana dalam rangka mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Pernyataan ini berdasarkan, amanat undang-undang, nomor 20 tahun 2003, pasal 12, bahwa setiap peserta didik berhak mendapatkan pelayanan pendidikan. Sesuai bakat, minat dan kemampuannya.
“Kami sangat mengapresiasi setiap usaha dan upaya guru, dalam meningkatkan bakat, minat dan kemampuan peserta didik, sesuai dengan amanat undang-undang,” ucapnya.

Lanjutnya, sejak dirilisnya kurikulum merdeka pada tahun 2022 oleh menteri pendidikan, kebudayaan dan ristek, penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran baik intrakurikuler, ekstrakurikuler dan kokurikuler.
“Ketiga kegiatan ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Dengan melakukan kegiatan ini, siswa dapat berinteraksi dengan lingkungan belajar dan mengembangkan tingkah laku baik intelektual, moral, maupun sosial,” kata Onci sapaan akrabnya.
Lebih jauh, Onci menerangkan, bawah bakat dan minat perlu dikembangkan untuk dapat menghasilkan sebuah prestasi.

“Tujuan mengembangkan bakat dan minat adalah menyediakan lingkungan yang memungkinkan individu untuk mengambangkan minat bakat secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan kepribadian dan kebutuhan manusia,” tuturnya.
Ia juga menekankan, bahwa peran guru dalam mengembangkan minat dan bakat siswa yaitu memberikan perhatian, menjalin kerjasama antara orang tua dan guru, melakukan proses belajar atau latihan, menjaga kestabilan motivasi, memberikan penguatan, dan melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler yang berkesinambungan di sekolah.
“Namun peran pemerintah menjadi hal utama yang tidak bisa dipisahkan. Dukungan pemda baik dari APBD dan Dana BOSP sudah mendukung penuh minat, bakat dan kreativitas siswa,” pungkasnya.***






