BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) resmi menjalin kerja sama dengan Bank SulutGo (BSG) Cabang Lolak dalam pemanfaatan aplikasi Kasda Online yang telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI).
Kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) tersebut dilaksanakan di Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Bolmong dan dihadiri sejumlah pejabat dari kedua belah pihak. Di antaranya Kepala BKD Bolmong Drs. Ashari Sugeha, Kabid Perbend BKD Bolmong Wawan Sutriadi Gaib, SE, serta Pimpinan Cabang Bank SulutGo Lolak, Miranda.
Dalam sambutannya, Kepala BKD Bolmong Drs. Ashari Sugeha menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih modern, akuntabel, dan sesuai regulasi.
“Kerja sama ini memperkuat sinergi antara Pemkab Bolmong dan Bank SulutGo. Dengan adanya integrasi aplikasi Kasda dengan SIPD RI, diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.
Ashari juga optimis kolaborasi tersebut akan memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam hal keuangan daerah yang berbasis digital.
Sementara itu, Kabid Perbend BKD Bolmong, Wawan Sutriadi Gaib, SE, menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi dari Permendagri Nomor 56 Tahun 2021 tentang tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, serta tata cara implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.
“Dengan adanya penandatanganan PKS ini, diharapkan akan semakin mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah berbasis teknologi informasi,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Cabang Bank SulutGo Cabang Lolak, Miranda, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi yang inovatif.
“Kami berharap aplikasi Kasda yang terintegrasi ini dapat memberikan manfaat optimal bagi Pemkab Bolmong dan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih efisien,” ungkapnya.






