ERASTORI.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan melalui Bidang Pendidikan Dasar menggelar kegiatan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Penguatan Fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) kepada seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Bolsel.
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada hari Rabu (29 Oktober 2025) ini, bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya pelaksanaan program MBG sebagai salah satu program prioritas nasional, serta mengoptimalkan kembali peran dan fungsi UKS di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rante Hattani, S.Pd., M.Si, dalam keterangannya menyampaikan bahwa program MBG merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik untuk mendukung proses belajar yang optimal.
“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar kegiatan makan bersama di sekolah, tetapi bagian dari upaya besar pemerintah dalam membangun generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing. Kami di daerah tentu berkomitmen untuk memastikan implementasi program ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Rante Hattani.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Disdikbud Bolsel akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik sekolah, orang tua, maupun instansi kesehatan, agar fungsi Trias UKS—yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat—benar-benar dihidupkan di setiap satuan pendidikan.
“Semua Stakeholder harus ikut terlibat dalam mensukseskan program makan bergizi gratis ini,” ucapnya.
Ia juga berharap, dengan terselenggaranya kegiatan ini, seluruh sekolah dapat mengimplementasikan program MBG secara optimal, memperkuat peran UKS, serta menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi peserta didik.
“Kita ingin sekolah-sekolah di Bolsel menjadi contoh dalam penerapan sekolah sehat. Anak-anak yang sehat akan menjadi generasi unggul, dan dari merekalah masa depan Bolsel dan Indonesia dibangun,” harapnya.
Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, Abdul Ahmad Pakaya, S.Pi, yang mewakili Kepala Disdikbud. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi sekolah dalam menyukseskan program MBG.
“Program ini merupakan salah satu pilar menuju Indonesia Emas 2045. Kita berharap siswa semakin fokus dan semangat dalam belajar karena kebutuhan gizi mereka terpenuhi. Selain itu, UKS juga harus kembali berfungsi aktif sebagai wadah pembinaan kesehatan di sekolah,” jelasnya.
Ahmad Pakaya juga mengingatkan kepada kepala satuan pendidikan, untuk melaksanakan Gerakan 7KAIH, yakni gerakan kebersihan, keindahan, keamanan, ketertiban, kekeluargaan, kenyamanan, keteladanan, adaptif, inovatif, dan harmonis sebagai salah satu program prioritas Kemendikdasmen.
“Program pemerintah pusat sudah sangat baik, tinggal bagaimana kita mengimplementasikan di lapangan,” ujarnya.
Untuk diketahui, sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari guru dan tenaga kependidikan yang telah mengikuti Bimtek di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara.
Para narasumber menjelaskan secara rinci mengenai latar belakang, dasar hukum, tujuan, sasaran, hingga prosedur pelaksanaan program MBG di satuan pendidikan, serta peran penting UKS dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Kemudian melalui sesi diskusi interaktif, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengemukakan berbagai kendala dan memperoleh solusi terkait persiapan pelaksanaan program MBG di sekolah masing-masing. ***






