ERASTORI.COM – Dalam upaya mendorong percepatan digitalisasi pendidikan di daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) bekerja sama dengan Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) serta Duta Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menggelar Sosialisasi Aplikasi Ruang Murid secara daring, pada Kamis (25/9/2025).
Kegiatan inovatif ini diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari murid SD, SMP, serta guru pendamping dari berbagai sekolah se-Kabupaten Bolsel. Antusiasme peserta tampak sejak awal kegiatan, meskipun dilakukan secara virtual, suasana tetap berlangsung interaktif, seru, dan menggembirakan.
Harapan Pemanfaatan Ruang Murid
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Disdikbud Bolsel, Delfian Thanta, yang hadir mewakili Kepala Dinas Disdikbud Bolsel, Rante Hattani, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Ruang Murid, yang memiliki lebih dari 2.200 konten video pembelajaran.
“Pentingnya sosialisasi aplikasi ini kepada siswa tidak dapat diabaikan. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap siswa dan guru dapat menggunakan Ruang Murid secara efektif. Potensi besar aplikasi ini adalah mendukung pembelajaran mandiri, meningkatkan literasi, serta memperkaya pengalaman belajar anak-anak di Bolsel,” ujarnya.
Apresiasi dari Balai TIK Provinsi Sulut
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Balai TIK Provinsi Sulut, Bravo Turangan, S.T., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak Disdikbud Bolsel. Ia menilai, langkah yang dilakukan Bolsel patut menjadi contoh bagi kabupaten lain.
“Disdikbud Bolsel menjadi kabupaten pertama di Provinsi Sulut yang menyelenggarakan sosialisasi Ruang Murid langsung melibatkan peserta didik. Ini menunjukkan komitmen luar biasa dalam mengakselerasi transformasi digital pendidikan di daerah,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Simulasi dan Eksplorasi Ruang Murid
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan Duta Teknologi Kemendikbudristek sekaligus Tim Pengembang Ruang Murid, Novianti M. Laya, M. Ling. Dalam kesempatan tersebut, ia secara langsung memandu peserta melakukan simulasi penggunaan aplikasi. Murid-murid diajak mengeksplorasi berbagai fitur Ruang Murid mulai dari konten video pembelajaran, sumber belajar, gim edukasi, hingga Laboratorium Maya yang interaktif.
Simulasi tersebut menjadi pengalaman baru bagi peserta didik, di mana mereka dapat memahami bahwa pembelajaran digital bukan hanya sekadar menonton video, tetapi juga bisa melibatkan berbagai aktivitas interaktif yang menyenangkan.
Dukungan Penuh dan Antusiasme Peserta
Kegiatan yang dipandu oleh I Made Subandiarta dan Salehuddin (Duta Teknologi Kemendikbudristek tahun 2023 dan 2024) berlangsung lancar hingga akhir. Meski berbasis daring, antusiasme murid-murid Bolsel begitu besar. Mereka aktif mengikuti sesi, mengajukan pertanyaan, bahkan turut serta dalam Challenge Doorprize yang menambah keceriaan acara.
Turut hadir pula dalam kegiatan ini, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter, Abdul Ahmad Pakaya, S.Pi., yang memberikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan Ruang Murid sebagai sarana pembelajaran digital di sekolah-sekolah Bolsel.
Transformasi Pendidikan Digital di Bolsel
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Bolsel kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang konsisten mendukung program digitalisasi pendidikan nasional. Melalui pemanfaatan Ruang Murid, siswa diharapkan dapat mengakses pembelajaran lebih luas, kreatif, dan menyenangkan, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di tengah perkembangan teknologi yang kian pesat.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana para murid dapat langsung berinteraksi dengan narasumber. Momen ini menambah keyakinan bahwa ke depan, digitalisasi pendidikan di Bolsel akan semakin berkembang dan memberi dampak positif nyata bagi generasi muda. ***






