ERASTORI.COM – Disdikbud Bolsel gelar Sosialisasi Penyesuaian Perubahan RKAS BOP PAUD Tahap II pada aplikasi ARKAS tahun 2025, sebagai langkah strategis untuk memastikan dana pendidikan benar-benar dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Bertempat di Aula Lantai II Disdikbud Bolsel, Kompleks Perkantoran Panango, kegiatan strategis ini berlangsung selama tiga hari, Selasa–Kamis (16–18 September 2025), dengan menghadirkan seluruh Bendahara Satuan PAUD se-Bolsel.
Kepala Disdikbud Bolsel, Rante Hattani, melalui Kepala Bidang PAUD dan PNF, Irma Paputungan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025 serta Surat Edaran Sesjen Nomor 9 Tahun 2025.
Regulasi tersebut membawa pembaruan penting dalam pengelolaan Dana BOSP Kinerja Tahun Anggaran 2025.
“Perubahan ini bukan sekadar teknis, tetapi juga regulatif. Semua satuan pendidikan wajib memahami hal ini agar pengelolaan dana benar-benar tepat sasaran dan sesuai aturan,” ujarnya dengan tegas.
ARKAS versi terbaru 4.2.11 yang disosialisasikan kali ini hadir dengan berbagai fitur canggih: mulai dari grafik proporsi dana BOSP Kinerja, notifikasi otomatis pembaruan aplikasi, laporan BKU tahunan, hingga sistem validasi ketat yang mampu meminimalkan kesalahan input. Inovasi ini diyakini akan memperkuat pengawasan serta menjamin kepatuhan satuan pendidikan terhadap regulasi terbaru.
Irma menegaskan, seluruh satuan pendidikan PAUD harus segera memperbarui aplikasi ARKAS agar mampu beradaptasi dengan sistem baru.
“Dengan pembaruan ini, tata kelola keuangan sekolah menjadi lebih modern, transparan, dan akuntabel, yang sesuai amanat pemerintah pusat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian PAUD dan PNF, Alfikry Gonibala, S.Pd, M.Pd, menekankan pentingnya peran Bendahara PAUD dalam menguasai teknis pengelolaan aplikasi.
“Ketertiban, transparansi, dan keselarasan dengan kebijakan nasional hanya bisa dicapai jika para bendahara benar-benar paham dan disiplin dalam menggunakan ARKAS,” harapnya.
Lebih jauh Gonibala mengatakan, bahwa Disdikbud Bolsel menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam mendukung reformasi tata kelola anggaran pendidikan.
“Sekaligus memastikan bahwa Dana BOP PAUD benar-benar menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bolsel,” pungkasnya. ***






