ERASTORI.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Rante Hattani, menjadi pembicara pada Lokakarya Nasional Kebijakan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Indonesia Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak (PUSKAPA) dan Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Pusat Penguatan Karakter (PUSPEKA), secara daring, pada hari Senin, 21 Juli 2025.
Menurut Rante Hattani, Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Permendikbudristek nomor: 46 Tahun 2023, tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP), untuk mendukung satuan pendidikan sebagai aktor terdepan, dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan.
“Saat dikeluarkannya Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023, Kabupaten Bolsel langsung bergerak cepat, dalam menyelesaikan semua tahapan baik dari pembentukan Satgas, peraturan kepala daerah tentang penguatan tata kelola bahkan sampai pada pembuatan kanal pelaporan melalui aplilaksi SILARAS,” ungkapnya.
Hingga saat ini, pemerintah
melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong implementasi PPKSP di seluruh satuan pendidikan di Indonesia.
Tarikan semangat yang sama, dalam upaya mendukung implementasi PPKSP, Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas
Hidup Anak (PUSKAPA) Universitas Indonesia (UI), yang didukung oleh Global Partnership for Education Knowledge and Innovation Exchange (GPE-KIX) melakukan serangkaian penelitian, untuk mengidentifikasi situasi, tantangan, serta dukungan yang dihadapi oleh satuan pendidikan dalam mengimplementasikan PPKSP dengan mempertimbangkan perspektif kesetaraan gender dan inklusi sosial serta pendidikan perdamaian.
“Sejak implementasi penelitian pada tahun 2024, melalui program ini, PUSKAPA telah melakukan beberapa aktivitas kunci seperti penelitian awal, analisis temuan awal, pengembangan kapasitas bersama satuan pendidikan, serta pembentukan program pencegahan dan penanganan kekerasan bersama satuan pendidikan terpilih,” ungkapnya.
Untuk diketahui, keikutsertaan Disduk Bolsel saat ini merupakan kali ketiga terundang dalam pembicara skala nasional, dimana tahun 2024 menjadi pembicara Kemendikbudristek dan juga Balai besar penjaminan mutu pendidikan kalimanatan utara.
Tutut bersama Kepala Disdikbud Bolsel dalam kegiatan ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Delfoan G. Thanta, S.Kom, MM dan Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Abdul Ahmad Pakaya, S.Pi. (Hiro)






