• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 4 Juni 2026
ERASTORI.com - Mendalami Informasi Terkini
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
ERASTORI.com - Mendalami Informasi Terkini
No Result
View All Result

JMS di SMPN Adow Diikuti 250 Siswa, Kepala Disdikbud Bolsel: Cetak Generasi Taat Hukum

16 Juni 2025
in Bolsel
JMS di SMPN Adow Diikuti 250 Siswa, Kepala Disdikbud Bolsel: Cetak Generasi Taat Hukum
0
SHARES
0
VIEWS
BagikanBagikan

ERASTORI.COM – Bukti nyata antusias pelajar ingin belajar hukum sejak dini, terlihat jelas saat pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMPN Adow, yang diikuti 250 siswa.

Peserta JMS ini berasal dari perwakilan siswa, dari jenjang SD dan SMP wilayah Kecamatan Pinolosian Tengah, yang dilaksanakan di SMPN Adow, hari Senin, 16 Juni 2025.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Rante Hattani, JMS adalah program Kejaksaan Republik Indonesia yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang hukum kepada siswa di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK.

“Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab bersama, untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar, serta mencegah terjadinya tindak pidana di lingkungan sekolah,” ucapnya.

Untuk itu, Kadis Rante menegaskan, pihaknya akan terus mendukung dan ikut terlibat dalam mencetak generasi taat hukum, yang di mulai dari lingkungan sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

“Untuk mencegah kenakalan remaja sejak dini, mari kita cetak generasi taat hukum,” tegasnya.

Kepala Seksi Peserta Didik & Pembangunan Karakter Dikdas Abdul Ahmad Pakaya, S.Pi juga menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan langkah penting untuk membekali generasi muda dengan kesadaran hukum sejak dini.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas di kelas, tapi juga paham mana yang boleh dan tidak boleh dalam hukum. Jangan sampai terjerumus ke hal-hal negatif seperti judi online, narkoba, kriminalitas, atau pelanggaran Undang-Undang ITE,” harapnya.

Dalam kegiatan ini, narasumber dari Kejari Kotamobagu, diwakili oleh Kasi Intelijen Julian Charles Rotinsulu, S.H dan Kasubsi II Bidang Intelijen, Kadek Adi Anggara, S.H, menyampaikan materi hukum dengan pendekatan ramah anak.

Materi disampaikan ringan namun berbobot, termasuk soal bijak mengungkapkan media sosial, bahaya menyebar hoaks, dan pentingnya berpikir sebelum membagikan konten.

“UU ITE adalah hal serius. Siswa harus tahu bahwa satu unggahan bisa berdampak besar jika menyinggung atau mengandung unsur kebencian,” ungkap Onci sapaan akrabnya.

Tak hanya soal hukum, nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas juga harus ditanamkan sejak dini.

“Program ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berbasis nilai hukum dan etika sosial,” tutur Ahmad Pakaya.

Masih ditempat yang sama, Kabid Pendidikan Dasar, Sujito Laiya, S.Pd mengatakan, progam JMS ini mendapat respons positif dari siswa maupun guru. Para peserta mengaku lebih paham soal aturan hukum dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era digital.

“Harus lebih hati-hati dalam menggunakan medsos, sebab menyebarkan meme yang menyinggung orang, bisa kena pidana,” ucapnya.

Sujito juga mengungkapkan, Pemda Bolsel melalui Disdikbud berkomitmen, akan terus mendorong kegiatan serupa di sekolah lainnya.

“Pendidikan bukan hanya soal angka di rapor, tapi juga membangun karakter anak yang sadar hukum dan beradab dalam bertindak,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaksana program JMS di SMPN Adow ini merupakan titik ke-4 dari 7 Kecamatan yang akan melaksanakan kegiatan ini. Sebelumnya sudah dilaksanakan kegiatan yang sama di SMPN 1 Bolaang Uki, SDN Duminanga Kecamatan Helumo, dan SMPN Dumagin di Kecamatan Pinolosian Timur.

Program JMS ini merupakan hasil kerjasama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu.***

Komentar Facebook
Tags: Bolsel
Previous Post

DPD KNPI Bolsel Bantah Penunjukan Caretaker Ketua, Revan: Kepengurusan Sah dan Aktif

Next Post

Wakil Ketua DPRD Bolmong Dukung Kebijakan Pemkab dalam Mendorong Kesejahteraan Petani

Next Post
Wakil Ketua DPRD Bolmong Dukung Kebijakan Pemkab dalam Mendorong Kesejahteraan Petani

Wakil Ketua DPRD Bolmong Dukung Kebijakan Pemkab dalam Mendorong Kesejahteraan Petani

Sahaya Mokoginta Hadiri Rakor Bersama Polres, Fokus Perkuat Kinerja PPNS di Kotamobagu

Sahaya Mokoginta Hadiri Rakor Bersama Polres, Fokus Perkuat Kinerja PPNS di Kotamobagu

3 Juni 2026
Wali Kota Weny Gaib Pimpin Penyaluran Bantuan bagi Korban Banjir di Desa Solimandungan ‎

Wali Kota Weny Gaib Pimpin Penyaluran Bantuan bagi Korban Banjir di Desa Solimandungan ‎

2 Juni 2026
Pemkot Kotamobagu Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila dan Harkitnas 2026

Pemkot Kotamobagu Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila dan Harkitnas 2026

1 Juni 2026
Pemkot Kotamobagu Raih WTP ke-13

Pemkot Kotamobagu Raih WTP ke-13

29 Mei 2026
Kota Kotamobagu Koleksi 20 Kasus Kekerasan Serta Pelecehan Perempuan dan Anak

Kota Kotamobagu Koleksi 20 Kasus Kekerasan Serta Pelecehan Perempuan dan Anak

28 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2022 ERASTORI.com

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • KOTAMOBAGU
    • BOLSEL
    • BOLMONG
    • BOLMUT
    • BOLTIM
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • OLAHRAGA
  • PARIWISATA
  • RAGAM
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection