ERASTORI.COM, BOLSEL – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) gelar Lokakarya ke-4 untuk program pendidikan guru penggerak angkatan 11.
Kepada Disdikbud Bolsel Rante Hattani, melalui Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Vera Abdullah mengungkapkan, total peserta angkatan 11 ini, berjumlah 35 guru.

“Berjumlah 35 yang terbagi 6 pengajar praktik 6, dari jenjang SD 5 dan cabang Dinas (SMA) 1, kemudian dari calon guru penggerak 29, berasal dari jenjang Paud 1, SD 12, SMP 9 dan guru SMA 7,” ungkapnya kepada media di lokasi kegiatan, SKB Bolsel, komplek perkantoran panango, Desa Tabilaa, Jumat, 18 Oktober 2024.
Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru di Bolsel, dan sebagai upaya bersama agar bisa melatih para guru penggerak mendapatkan pengetahuan, sehingga mereka punya kesamaan pandangan.

“Penguatan praktik coaching ini, untuk memastikan dan menggali potensi diri yang dilakukan oleh pengajar praktek terhadap calon guru penggerak (CGP),” ungkapnya.
Lebih jauh Vera menerangkan, para guru dapat meningkatkan dan mencari strategi bagaimana agar bisa membentuk, dan menjadikan generasi saat ini maupun yang akan datang menjadi yang terbaik.

“Kegiatan ini untuk menambah pengetahuan, wawasan, cara pandang, sikap dan perilaku kreatif, kritis, inovatif, serta meningkatkan kolaboratif para Guru Penggerak di Bolsel dalam merespons tantangan dunia pendidikan kekinian,” ucapnya.
Pihaknya juga berharap kepada peserta yang mengikuti kegiatan ini untuk menggunakan waktu yang dimiliki dengan sebaik-baiknya, dan apapun hasilnya agar mereka dapat menerapkan ilmu yang didapat kepada anak didik, dan terus berinovasi serta berkreasi dalam bidang pendidikan.

“Bimtek ini juga bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Guru Penggerak Kabupaten HSS dalam menjalankan perannya dan meningkatkan kemampuan guru,” pungkasnya. (HIRO)






