ERASTORI.COM – Bupati Bolsel Bpk. Hi. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si bersama Wakil Bupati Bolsel Bpk. Deddy Abdul Hamid mendampingi Menteri ATR/BPN RI, Bpk. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.AP, dalam rangka peninjauan persiapan lahan untuk relokasi pengungsi terdampak bencana Gunung Ruang Kabupaten Sitaro, di Bolsel.

Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemda Bolsel telah menyiapkan lahan seluas 10 ha yang berlokasi di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), untuk nantinya akan dijadikan sebagai tempat relokasi pengungsian Bencana Gunung Ruang.
Dalam kunjungan ini, Bupati Bolsel memastikan bahwa status lahan ini clean and clear, untuk dijadikan sebagai tempat relokasi.
“Selain kondisi geografis, suku dan agama juga sama. Untuk itu, kami rasa tidak ada kendala yang berarti,” tegasnya.
Lebih jauh Iskandar mengatakan, alasan Pemda Bolsel sambut gembira masyarakat Sitaro, untuk misi kemanusiaan.
“Kami semua bersepakat, program relokasi ini, sebagai misi kemanusiaan,” ucap Kamaru.

Masih di tempat yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, meskipun menempuh perjalanan darat dari Provinsi Gorontalo menuju Kabupaten Bolsel cukup jauh, ia sangat menikmati indahnya pemandangan alam sepanjang perjalanan.
“Senang, meski hari ini saya hanya datang bertiga tapi bisa disambut banyak orang,” ucapnya dengan senyum.
Kedatangan tersebut juga menjadi manifestasi nyata, kehadiran Pemerintah bagi masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro.
Bahkan, Presiden Jokowi turut terlibat dalam rapat terbatas secara online bersama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey untuk membahas relokasi dan turun langsung di wilayah Modisi Kecamatan Pintim.

Agus Harimurti Yudhoyono berharap agar lahan di Bolsel, khususnya di Desa Modisi, tidak mengalami kendala sengketa.
Ia juga meminta Bupati Bolsel untuk mengawal proses relokasi agar tidak ada warga yang dirugikan, terutama bagi 301 KK dengan lahan seluas 10 hektar.
Mengapa Desa Modisi dipilih sebagai lokasi relokasi? Menurut Agus Harimurti Yudhoyono, ekosistem dan karakteristik masyarakat Sitaro mirip dengan Bolsel, khususnya di Desa Modisi.
Ia berkomitmen untuk berdiskusi dengan Bupati guna menemukan lahan perkebunan sebagai alternatif tempat pencaharian bagi warga yang terdampak.
“Mudah-mudahan bisa koordinasi dengan Pemda dan semua elemen agar semua bisa dipercepat,” tambahnya optimis.
Turut hadir mendampingi Menteri ATR/BPN, Kakanwil ATR/BPN Sulut Alexander Wowiling, Stafsus Menteri Bid. Kerjasama Antar Lembaga, Kakantah Bolsel, dan Rombongan, Sekda Bolsel Marzanzius Arvan Ohy, para Asisten dan Pimpinan SKPD terkait.
ADVERTORIAL






