ERASTORI.COM, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKB-PPPA) akan menggelar kampanye Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Gerakan kampanye ini, merupakan tindak lanjut program nasional Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Kepala Dinas PPKB-PPPA Bolsel, Suhartini Damo menerangkan, GENTING merupakan upaya kolektif untuk menanggulangi stunting melalui kepedulian dan partisipasi aktif dari masyarakat.
“Program ini bertujuan memberikan dukungan kepada keluarga berisiko stunting, terutama ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak usia dini,” jelas Kadis kepada media, Senin, 28 April 2025.

Lanjutnya, dukungan ini dapat berupa bantuan nutrisi, edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, dan dukungan non-nutrisi seperti sanitasi dan air bersih.
“Kampanye ini untuk mengajak semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi, menjadi orang tua asuh dengan memberikan dukungan kepada keluarga berisiko stunting, baik melalui bantuan finansial, makanan bergizi, atau dukungan non-nutrisi lainnya,” ucap Damo.
Ia juga menyatakan, program ini akan dimulai dengan sosialisasi di 7 kecamatan se-Kabupaten Bolsel.
“Kami bertekad mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Pencegahan stunting menjadi prioritas kami dengan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Lebih jauh Kadis menerangkan, kebutuhan utama meliputi bantuan dana, suplai pangan bergizi, edukasi kesehatan, serta pembinaan psikososial bagi orang tua. Untuk menjaga keterbukaan pengelolaan dana, Pemda bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Langkah konkret yang akan dijalankan mencakup promosi ASI eksklusif, penyusunan menu MPASI bernutrisi, pemantauan pertumbuhan anak, dan distribusi tablet penambah darah.
Damo berharap partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, akan mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Bolsel.
“Peran serta warga sangat krusial. Dengan kerjasama yang sinergis, kita pastikan setiap anak tumbuh optimal tanpa ancaman stunting,” pungkasnya.***






