ERASTORI.COM – Dilaksanakan di lapangan Garuda, Desa Pinolosian (20/11), Ruslan Paputungan sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), menyampaikan orasi politik dengan penuh semangat.
Ruslan yang juga anggota DPRD Bolsel periode 2024-2029, serukan dukungan penuh kepada pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bolsel, Haji Iskandar Kamaru S.Pt M Si bersama Deddy Abdul Hamid.
Suaranya yang lantang, terstruktur dan terukur, mampu menggetarkan lapangan Garuda Pinolosian, yang dipenuhi masa pendukung dengan slogan “IDEAL.”

“Mari kita menangkan pasangan IDEAL, pada tanggal 27 November nanti. Karena hanya bersama mereka, kita bisa mewujudkan Bolsel yang maju, sejahtera dan tetap berdiri dikaki sendiri (Berdikari), tanpa mengadaikan kekayaan alam,” tegasnya.
Sebab menurut Paputungan, pasangan calon Bupati dan Wabup yang lain, diduga sudah terindikasi menjalin kerjasama dengan salah satu pengusaha.
“Hal ini merupakan ancaman serius. Jika mereka terpilih, siap-siap saja kekayaan alam di Bolsel bisa saja digadaikan kepada pengusaha demi kepentingan pribadi lima tahun ke depan,” tegasnya.
Tak hanya itu saja, Ruslan juga berbagi pengalaman pribadinya, bahwa ia pernah ditawari calon Bupati atau Wakil Bupati dengan modal dari pengusaha, dan komitmennya, ada beberapa kekayaan alam akan diambil. Namun, ia menolak dengan tegas tawaran tersebut.
“Tapi saya menolak, lebih saya tidak mencalonkan diri, daripada menjual kekayaan rakyat Bolsel. Olehnya itu, hati-hati dengan rayuan sejumlah uang. Karena bisa saja, setelah jadi Bupati, akan merampas kekayaan alam kita,” kata Ruslan.
Karena saya tidak mau menggadaikan Bolsel hanya demi ambisi pribadi, daerah ini terlalu berharga untuk diserahkan kepada pihak yang hanya mempertimbangkan keuntungan mereka. Tapi jangan khawatir, karena saat ini pasangan IDEAL hadir dengan niat tulus membangun tanpa menggadaikan masa depan Bolsel,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat Bolsel, untuk mempertimbangkan masa depan anak-cucu yang bisa saja mati kelaparan, jika seluruh kekayaan alam Bolsel digadaikan kepada investor yang tidak jelas statusnya.

“Jangan terlena dengan pesta demokrasi ini, hati-hati dengan pasangan calon yang ingin mengadaikan kekayaan rakyat hanya untuk berkuasa,” ucapnya.
Paputungan juga mencontohkan di daerah lain yang menyadari kekayaan alamnya digadaikan usai Pilkada. Untuk itu, Ia dengan tegas mengingatkan Rakyat Bolsel untuk tidak terlena dengan kemegahan pesta demokrasi dan bagi-bagi uang.
“Mendingan Torang (kita) apa adanya, daripada berlebih-lebihan dan akhirnya, Torang pe harta samua dorang (mereka) ambil samua. Jangan sampai kita salah pilih dan ketika jadi Bupati, hutan dirampas, hasil laut dirampas, hasil tambang dirampas, oleh pengusaha yang tidak bertanggungjawab,” ucap Ruslan dengan suara bergetar.

Menurut Ruslan, pasangan Iskandar-Deddy adalah pilihan terbaik, untuk melanjutkan pembangunan dan program-program yang sudah terbukti manfaatnya bagi masyarakat.
“Memilih IDEAL bukan hanya soal menunaikan hak pilih kita dalam Pilkada serentak 2024. Tapi bentuk komitmen untuk masa depan Bolsel lima tahun kedepan, yang lebih baik lagi,” kata Ruslan dihadapan ribuan pendukung.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Bolsel, Halilintar Kadullah juga menyinggung soal jual-beli tanah, yang diduga masuk hutan lindung.
“Saya bersama 16 anggota DPRD juga akan menindaklanjutinya proses pembelian hutan dengan jumlah hektar-hektaran itu. Kalau tanah-tanah itu terbukti masuk hutan lindung, kami akan memastikan semuanya akan kembali menjadi milik negara,” ucap Halin dengan tegas. (HIRO)






